Loading...
Monday, March 27, 2017

Cara Membuat Lukisan Dinding atau Wall Art

Metode Bahasa Inggris 468 x 60
"Rumahku, istanaku" sepenggal kutipan kata-kata bijak yang sering kita dengan untuk mendeskripsikan pentingnya kenyamanan sebuah rumah. Peranan sebuah rumah menjadi sangat penting karena menjadi kebutuhan primer yang dibutuhkan setiap manusia, itu sebabnya banyak bermunculan ribuan desain rumah yang tujuannya agar sang penghuni dapat merasakan nyaman ketika ditinggali.
Setelah seharian kita beraktifitas diluar dengan rutinitas yang sering membuat kita stres, disore harinya saat pulang kita menemukan kondisi rumah yang kurang tertata dari desain ruangan sampai warna cat buram yang pastinya menambah stres kita. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi satu dari seribu cara agar rumah terasa lebih nyaman ditinggali salah satunya  menambah keindahannya dengan lukisan dinding atau populer dengan sebutan Wall Art
 
Proses pembuatan Wall Art agar lebih mudah saya bagi menjadi 3 tahap yakni tahan persiapan, tahap seketsa, dan tahan pengecatan (Painting). Pada tahap persiapan kumpulkan semua alat yang dibutuhkan yakni:
1. Cat Tembok (disesuaikan dengan warna favorit)
2. Cat Kayu (warna yang umum untuk sebuah pohon yakni coklat dan hijau, bisa juga satu warna putih atau hitam)
3. Kuas (Berbagai ukutan dari besar, sedang, kecil)
4. Pensil dan Penghapus (untuk menggambar sketsa)
5. Amplas (untuk membersikan permukaan tembok atau coretan gambar yang salah warna)
Lukisan Dinding Satu Warna
Biaya yang dibutuhkan untuk membeli alat diatas bervariasi tergantung dari budget yang anda miliki. Sebagai contoh lukisan dinding satu warna yang saya buat di ruang tengah, jika dihitung biaya yang dikeluarkan tidak lebih dari 20 ribu.
Masuk pada Tahap Seketsa, dalam tahap ini tembok sudah diamplas dan diberi warna dasar seperti tembok saya yang diberi warna dasar Biru.
 
Langkah selanjutnya, buatlah sketsa yang sesuai dengan tema ruangan didalam sebuah kertas. Wall art yang saya buat ada di kamar tidur, agar membuat saya rileks saat beristirahan saya membuat tema alam yakni pohon yang dihinggapi burung.
Beberapa orang yang tidak bisa menggambar bisa menggunakan proyektor, jika anda ahli atau setidaknya bisa memperkirakan besar kecilnya lukisan didinding bisa langsung menggambar dengan pensil.
Pembuatan sketsa dari sebuah kertas ke dinding sudah selesai, selanjutnya masuk ke Tahap Painting, proses pemberian warna pada sketsa yang sudah dibuat sejatinya sangat mudah. Prinsip dasarnya agar warna tidak tumpang tindih dimulai dari gambar yang kita buat, misalnya pohon cikal bakal menjadi pohon adalah batang, ranting, lalu daun. Saat kita mewarnai pun demikian diawali pewarnaan pada batang pohon, ranting dan daun.
Setelah seluruh pohon diwarnai, kemudian dilanjutkan dengan serba-serbi tambahannya seperti aksesoris sangkar burung dan lainnya. Waktu pengerjaannya sangat fleksibel karena kaitannya dengan seni tidak bisa seperti kita mengerjakan tigas kantor yang harus selesai dalam beberapa jam. Saat mood kita hilang sebaiknya proses pembuatan Wall Art ditinggal dulu karena akan berimbas pada hasilnya. Berhubung saya berkerja dari pagi sampai magrib pembuatan Lukisan diatas membutuhkan waktu 3 hari star dari jam 21:00 sampai 00:00 dan hasilnya seperti diatas. Semoga share saya bermanfaat dan selamat mencoba!

Next
This is the most recent post.
Older Post
 
TOP