Pasar Ikan Hias Parung, Pesona dalam Kesederhanaan

Potret pasar ikan hias Parung yang terlihat sederhana.

Berawal dari cerita teman-teman tentang sentra ikan hias termashur di Indonesia, lantas dengan penuh penasaran saya mencoba mencari tahu. Satu hari saja saya sudah dapat informasi kumplit terkait pasar ikan hias ini, kata orang sih tempat tidak terlalu jauh dari Pasar Parung tapi kalau untuk orang luar kira-kira bisa membingungkan karena selain tempatnya terpencil masuk ke gang juga tempat berjualannya bisa dibilang sangat sederhana. Walaupun masih bingung karena kata orang tempatnya cukup terpencil tapi setelah maping di internet dan tanya ke teman yang sama-sama pecinta ikan hias, saya memberanian diri untuk mendatangi TKP.
Jam menunjukan pukul 1.30 pagi saya masih asik ngobrol dengan teman kuliah terkait "skripsi" yang tak kunjung kelar, maklum mahasiswa dengan tingkat IQ standar harus bersusah payah. Mata sudah kadung sepet pengin tidur dan dalam beberapa menit saja tak terhitung saya menguap. Tepat pukul 2.00 teman  minta pamit pulang, sebelum pamit sempat saya ajak untuk tourring melihat pasar ikan hias yang buka pada pukul 1.00 pagi, ia menolak dengan alasan tak kuat menahan kantuk. Akhhh... sebenanya sayapun sama, ngantuk membuat badan tidak bersahabat dengan keinginan. Saya putuskan untuk tidur sejenak, jam alaram saya setting sedemian rupa, dan tepat pukul 4.30 alaram membangunkkanku. "Pasar ikan hias Parung, tunggu kedatanganku....." gumamku sembari mulut menguap panjang.
Laksana Shalahuddin Al Ayyubi dengan kudanya penuh percaya diri memimpin perang salib, untuk mendatangi pasar ikan hias Parung dengan semangat membara saya pacu motor butut saya dengan kecepatan 70-80 km/jam. motor, mobil, truk, angkot, becak, sepeda saya salip...  sampailah saya didepan masjid raya parung, karena tempat tinggal saya di Ciputat dari situ saya ambil arah kanan masuk melewai jalan yang diapit antara kantor polisi dan masjid raya Parung, ada perempatan lurus saja dan sampailah di pasar ikan hias yang di tuju (pasar ikan hias masuk ke dalam gang, untuk itu ketika sampai di pasar anda masuklah gang yang ke arah kanan atau lebih simpelnya tanya orang pasar).
Rute Pasar Ikan Hias Parung

Pasar Ikan Hias Parung
Alamat: desa Waru, Parung, Bogor, Jawa Barat
Jadwal buka: hari Senin, Rabu, dan Jumat dari pukul 1.00 - 09.00 pagi

"Sederhana" itulah kesan kali pertama saya menginjakan kaki disana. Waktu menunjukan pukul 5.30 tak lama saya melangkahkan kaki dari tempat parkir, ribuan burung liar tiba-tiba hinggap diantara pohon-pohon yang berada tepat di atas pasar, "wow menakjubkan sekali"gumam saya dalam hati, ini kali pertama di kota saya melihat segerombolan burung macam hujan.
Riuh pedagang bertransaksi membuat suasana menjadi hangat saja. Mulailah mata saya menjarah seluruh isi pasar, mata tak hentinya memperkosa keindahan ikan hias yang terbungkus rapi dalam plastik-plastik putih. Betapa kontradiktif, ditempat yang mungkin bisa dibilang sederhana ini ratusan macam ikan hias yang sangat mempesona diperjualbelikan. Tak tangung-tanggung ikan arwana yang termasuk ikan dengan harga mahal di jual di pasar ini.
Sepanjang kaki melangkah para pedagang menawarkan jenis ikan hias beserta harganya, antara yakin dan tidak yakin dengan harga yang sangat murah membuat saya sempat tercengang. Sebagai perbandingan saja ikan gurame padang yang biasanya di jual Rp. 12.000,-/ekor di tempat-tempat penjual ikan hias, di pasar ini harganya hanya Rp. 3.500,-/ekor. Ada lagi ikan cupang cewek yang biasanya dijual Rp.1.000,-/ekor disini sekitar 50 ekor hanya dijual Rp.10.000,-. Perlu dicatat pasar ikan hias ini memang diperuntukan untuk para pedagang ikan hias yang ingin menjual kembali dengan eceran, jadi ketika anda membeli disini tidak bisa per-ekor tapi harus borongan.
Karena belum puas menikmati pesona berbagai macam ikan hias, saya sengaja membeli makan tepat di samping pasar. Sambil menyantap rendang ala orang sunda, mata saya terus menerawang jauh mengamati berbagai jenis ikan yang saya sendiri agak asing dengan namanya. Inilah jenis ikan hias yang hanya saya kenal di pasar ikan hias Parung: koi, cupang, black ghost, louhan, arwana, manfish, algilator, komet, diskus, guppy, niasa, redfin, lemon, molly, sepat, neon tetra, rainbow, oscar, dan tak lupa bibit lele dengan berbagai ukuran ada disini.
Untung saja saya masih punya banyak ikan hias di rumah jadi saya mengurungkan diri untuk tidak membeli, ya selain itu memang ada alasan krusial yang membuat saya menepis nafsu untuk membeli, alasannya ....."dompet tipis".
Inilah seklumit pengalaman saya tentang pasar ikan hias termashur, semoga dapat memberi manfaat dan bisa dijadikan refrensi terutama bagi para pecinta ikan hias.




Labels : wallpapers Mobile Games car body design Hot Deal
Category:

29 komentar:

RioVinh mengatakan...

Andai saja rumah saya deket sana, pengen banget liat2 ke situ.. Mungkin mas egi berminat guide saya kesana? heheeheheh :D

Egi Fajar Nur Ali mengatakan...

Emang rumahnya dimana mas rio?

loskar82 mengatakan...

Rencana jualan ikan hias, telah matang, berbagai ikan hias, punya samplenya, berbagai ukuran aquarium pun ada, di tambah artikel anda..... kayaknya bermanfaat..... thanks gan.....

loskar82 mengatakan...

Rencana jualan ikan hias, telah matang, berbagai ikan hias, punya samplenya, berbagai ukuran aquarium pun ada, di tambah artikel anda..... kayaknya bermanfaat..... thanks gan.....

Egi Fajar Nur Ali mengatakan...

Sama-sama gan...

Anonim mengatakan...

wuih pengn banget tuh ke pasar ikan hias parung.. sepertinya asik tuh... syng bmodal blom cukup nih utk berjalan ikan hias.. tapi kepengen baget...

Egi Fajar Nur Ali mengatakan...

survei aja dulu gan, tapi dateng lebih pagi y krna ikan2 yg berkwalitas bagus biasanya pagi. klu dah siang bnyk pedagang yg dah pulang...

Anonim mengatakan...

Mobil bisa masuk nggak mas.....

allabouttransport mengatakan...

sudah 2 taun belakangan pasar parung (ps.ikan hias) buka mulai abis isya gan, biasanya rame pas jam 22.00 keatas, silahkan maen2 ke pasar.

oh iya, bokap ane udah jualan ikan hias di situ sejak 1990 gan,

Anonim mengatakan...

wah itu parung panjang buan bos....

Egi Fajar Nur Ali mengatakan...

iya diparung panjang, mobil bisa masuk ko,
terima kasih atas informasinya mas all.

dwi mengatakan...

rumah saya di cielungsi kalau naik angkot naik apa ya

ariz mengatakan...

kl pkai angkutan umum dr kmpg rambutan naik apa ya?

Anonim mengatakan...

itu bukan parung panjang donk.. tapi parung bogor, kalau parung panjang kan di tangerang..

dedante mengatakan...

kalo dari jakarta baiknya naik apa gan? ada commuter line sampai sana ga? siapa tau ada tugas ke jakarta bisa melipir ke pasar ikan parung....

dedante mengatakan...

kalo dari jakarta baiknya naik apa gan? kalo commuter line ada ga samapai ke sana? siapa tau ada tugas ke jakarta saya bisa melipir ke pasar ikan hias parung, thanks gan

Anonim mengatakan...

kalo commuter line turun di stasiun bogor,, naik angkot 07 jurusan warung jambu-merdeka.. bilang aja turun di pasar mawar, sambung angkot 06 jurusan parung-bogor.. turun di dpn masjid raya parung.. dari situ tanya org aja, udah deket kok.. kadang kita bisa lihat bbrp spda mtr sedang membawa tumpukan ikan hias.. cmiiw

Garda carumna mengatakan...

kalo tanggal merah buka ga gan ?

Garda carumna mengatakan...

Kalo tanggal merah libur ga gan ?atau tetep buka ? butuhInfo nih hehe

Garda carumna mengatakan...

kalo tanggal merah buka ga gan ? butuh Info nih hehe

Garda carumna mengatakan...

Kalo tanggal merah buka ga gan ? Butuh info nih hehe

Garda Carumna mengatakan...

tanggal merah buka ga gan ?

Gardacarumna mengatakan...

Tanggal merah buka ga gan ?

Anonim mengatakan...

harganya lebih mahal mana sama cengkareng ??

Nur Yadi mengatakan...

makasih ulasannya gan,,,,

Nur Yadi mengatakan...

makasih infonya gan...

Hendi Setiaji mengatakan...

pengn ke situ tpi gak tau jalan nya ..
kalo arah dari depoklama malL DTC kemna yh :'(

Anonim mengatakan...

sampai sekarangn saya masih belum tahu posisi TKP gan. padahal saya sudah beberapa kali ke daerah parung, tapi masih belum tahu posisi TKP. kalau boleh tahu gan, kalau dari terminal bis parung, masih jauh atau tidak ya ? sayangnya di map gak ada posisi terminal parung..thx gan..

Anonim mengatakan...

Wah beruntung sekali saya tinggal 5 kilo meter dr parung...baru tau ada pasar ikan hias...langsung dah ke TKP besok

Poskan Komentar

Kritik & Saran Anda:

Search Terms : property home overseas properties property county mobil sedan oto blitz black pimmy ride Exotic Moge MotoGP Transportasi Mewah free-islamic-blogspot-template cute blogger template free-blog-skins-templates new-free-blogger-templates good template blogger template blogger ponsel Download template blogger Free Software Blog Free Blogger template Free Template for BLOGGER Free template sexy Free design Template theme blogspot free free classic bloggerskin download template blog car template website blog gratis daftar html template kumpulan templet Honda SUV car body design office property properties to buy properti new