Loading...
Sunday, April 03, 2016

TPI Lampulo, Surga Berbelanja Ikan Segar di Aceh

Metode Bahasa Inggris 468 x 60
Pagi ini saya terbangun karena dering telpon mamah dari Ciamis sana, sesegera saya angkat telepon dan bersapa kabar sekaligus bercerita aktifitas saya seminggu ini di Aceh dari mulai kegiatan di kantor, aktifitas masak di hari minggu, sampai olahraga renang rutin. Ibu mana yang tak rindu sudah empat bulan lamanya tidak bertemu dengan anak kesayangannya (klaim pribadi aja). 
Setelah panjang lebar bercerita, momen ini yang paling saya suka "jangan pernah tinggalkan solat ya nak" ucap mamah, selain ucapan tersebut pesan yang sering saya tangkap adalah "Sesukses apapun seorang anak, orang tua tidak pernah meminta balas budi sedikitpun, mereka sudah cukup bangga melihat kesuksesan yang kita dapat" lalu bagaimana sikap kita sebagai anak? jawabannya sangat sederhana, perlakukanlah orangtuamu sama seperti engkau memperlakukan anak istrimu atau pacarmu.
Banyakan ngelantur nih efek begadang sampe jam 3 pagi, balik ketema postingan ya. Jam berayun menunjukan pukul 07:00 pagi, sejenak teringat rencana hunting ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo. Dari hasil Mapping di google jarak TPI Lampulo tidak terlalu jauh dari pusat kota Banda Aceh hanya 15 menit menggunakan sepeda motor, kalau dari rumah saya dibelakang Stadion Harapan Bangsa mungkin sekitar 20 menit. 
Sayapun beranjak dari kasur, mandi, dan tidak lupa gosok gigi agar tidak bau naga, setelah siap semuanya saya masih harus mutar2 cari kunci mobil (bukan mau pakai mobil coy, itu mobil kantor ngalangin motorku digarasi). Saya pacu motor menuju ke TKP, kalau anda tahu hermes mall/matahari mall anda tinggal lurus saja sekitar 3 km, saat jalan mulai menyempit anda belok kiri maka anda akan menemukan pintu masuk TPI Lampulo. 
Untuk dapat masuk ke pelelangan ikan motor dikenakan retribusi Rp.1.000,- dan mobil Rp.2.000,- belum termasuk biaya parkir ya karena nanti diparkiran TPI anda dikenakan parkir, murah kok parkir sama seperti saat masuk Rp.1.000,- untuk motor dan mobil Rp.2.000,-. beginilah penampakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo Banda Aceh dari arah depan:
Penjual ikan dengan motor yang sering berkeliling di komplek semuanya mangambil dagangannya dari sini, hilirmudik penjual ini membuat jalan sangat sesak. Sayapun masuk dari pintu utama, darisana kita sudah mulai ditawari berbagai ikan laut hasil tangkapan nelayan, "ayo bang ..seploh..seploh aja" (ayo bang beli, sepuluh ribu aja - Aceh Red) antara yakin tidak yakin saya melanjutkan langkah mendekati perahu nelayan yang sedang bongkar ikan.
Untuk meyakinkan saya bahwa yang ditawarkan kesaya itu benar harganya sepuluh ribu, saya coba masuk kekerumunan ibu-ibu yang sedang membeli ikan tongkol, alangkah kagetnya saya sempat tidak percaya juga harga satu keresek plastik hanya sepuluh ribu.
Mendadak naluri bisnis saya meletup-letup "this is big opportunity" dengat cepat otak saya mengkalkulasikan "how much profit i get when i'm business in this sector". Saya langsung mendekati satu-satunya tukang pisau yang berjualan disana, tanpa pikir panjang saya beli pisaunya lalu membuka percakapan bla...bla...bla...bla...enough. i get the point. 
Sekedar info saja untuk satu keranjang ikan tongkol seperti gambar diatas dihargai Rp.150.000,- harga yang sangat murah jika kita bandingkan dengan harga pedagang keliling yang sering muncul di komplek kita. Disini para pedangan juga menjual eceran tidak dengan ukuran kilogram tetapi palastik, lihat saja saya beli Rp.10.000,- dapat satu plastik besar.
 
Puas mendapatkan informasi dan ikan sayapun pulang, disepanjang jalan pulang saya terpikir coba waktu kuliah dulu kampus saya dekat pantai mungkin saya sudah gemuk dari dulu
 
Penampakan ikan setelah digoreng ala anak kosan, maklum belum ada istri yang mau masakin

2 komentar:

PAk JUSTAN DI BATANG said...

Hari ini saya ingin mengunkapkan tentang perjalanan hidup saya,karna masalah ekonomi saya selalu dililit hutang bahkan perusahaan yang dulunya saya pernah bagun kini semuanya akan disitah oleh pihak bank,saya sudah berusaha kesana kemari untuk mencari uang agar perusahaan saya tidak jadi disitah oleh pihak bank dan akhirnya saya nekat untuk mendatangi paranormal yang terkenal bahkan saya pernah mengikuti penggandaan uang dimaskanjeng dan itupun juga tidak ada hasil yang memuaskan dan saya hampir putus asa,,akhirnya ketidak segajaan saya mendengar cerita orang orang bahwa ada paranormal yang terkenal bisa mengeluarkan uang ghaib atau sejenisnya pesugihan putih yang namanya Mbah Rawa Gumpala,,,akhirnya saya mencoba menhubungi beliau dan alhamdulillah dengan senan hati beliau mau membantu saya untuk mengeluarkan pesugihan uang ghaibnya sebesar 10 M saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala berkat bantuannya semua masalah saya bisa teratasi dan semua hutang2 saya juga sudah pada lunas semua,,bagi anda yang ingin seperti saya dan ingin dibabtu sama Mbah silahkan hubungi 085 316 106 111 saya sengaja menulis pesan ini dan mempostin di semua tempat agar anda semua tau kalau ada paranormal yang bisah dipercaya dan bisa diandalkan,bagi teman teman yang menemukan situs ini tolong disebar luaskan agar orang orang juga bisa tau klau ada dukun sakti yg bisa membantuh mengatasi semua masalah anda1.untuk lebih lengkapnya buka saja blok Mbah karna didalam bloknya semuanya sudah dijelaskan PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

Togel Aceh said...

trims atas infonya :)

 
TOP