Loading...
Thursday, January 07, 2016

Ratu Elizabeth II, Ratu Paling Lama Berkuasa di Kerajaan Inggris

Metode Bahasa Inggris 468 x 60
Elizabeth Alexandra Mary merupakan nama asli Sang Ratu yang lahir pada 21 April 1926. Semua orang pasti tak akan mengira bahwa kerajaan Inggris yang memiliki wilayah sangat luas akan diperintah oleh Seorang Ratu yang sama sekali tidak digadang-gadang sebelumnya. Ayah Elizabeth, Pangeran Albert yang bergelar Duke of York, bukanlah raja dan bukan pula putra mahkota.
Peralihan kekuasaan diawali dengan kematian sang kakek George V yang kemudian diteruskan oleh Pangeran Edward. Namun belum lama berkuasa secara mendadak sang Pangeran turun tahta dengan alasan agar bisa menikah dengan Nyoya Wallis Simpson yang merupakan kekasihnya seorang janda Amerika. Kekuasaan kerajaan dialihkan ke ayah Elizabeth dengan gelar George VI. 
Belum lama berkuasa George VI wafat secara mendadak pada tanggal 6 April 1952 yang mengharuskan Putri Elizabeth memperpendek kunjungannya ke Kenya saat itu. Dan saat dia kembali ke London ia gadang-gadang untuk menjadi penerus tahta sang ayah. Penobatan Ratu Elizabeth II dilaksanakan di Westminster Abbey pada tanggal 2 Juni 1953. Untuk pertama kalinya upacara penobatan dan pesta rakyat disiarkan melalui televisi di Inggris dan seluruh dunia. Ia naik tahta kurang dari tujuh tahun setelah Perang Dunia II berakhir. 
Ratu Elizabeth II memecahkan rekor sebagai ratu Kerajaan Inggris paling lama berkuasa selama 63 tahun, rekor sebelumnya dipegang oleh Ratu Victoria, yang berkuasa selama 63 tahun, tujuh bulan, dan tiga hari. Ratu yang sudah berumur 89 tahun ini menikah dengan Philip Mountbatten, saat itu berusia 18 tahun, menjabat sebagai Duke of Edinburgh, dan kini dikenal dunia politik internasional sebagai Pangeran Philip. Dari pernikahan sang ratu menganugrahi pasangan kerajaan ini dengan 4 orang anak. Pertama, Charles Philip Arthur George yang lahir pada 14 November 1948. Kedua, Andrew Albert Christian Edward lahir pada 19 Pebruari 1960. Ketiga, Edward Anthony Richard Louis yang lahir pada 10 Maret 1964, dan Anne Elizabeth Alice Louise lahir pada 15 Agustus 1950.

Tugas Ratu Elizabeth II

Kerajaan Inggris merupakan kesatuan dari England, Walesh dan Skotlandia. Ketiganya disebut sebagai United Kingdom atau Inggri Raya. Kekuasaan Ratu Elizabeth II ini merupakan yang tertinggi dalam kenegaraan. Meski demikian dalam alam modern ini kekuasaan Ratu tidak absolut. Kekuasaannya diatur dalam apa yang disebut Royal Prerogative. Meski tidak mutlak kekuasaan Ratu Inggris ini dihormati rakyat Inggris yang mencapai sekitar 60 jutaan dan negeri-negeri koloninya termasuk Australia. 
Ratu menempatkan Gubernur Jenderal Australia sebagai perwakilan dirinya. Royal Prerogative ini mencakup kekuasaan antara lain mengeluarkan dan mencabut paspor, pemecatan Perdana Menteri dan bahkan mendeklarasikan perang. Sejauh ini belum ada kejadian yang saya tahu PM Inggris dipecat Ratu atau Raja. Pemecatan bisa dilakukan jika dianggap membahayakan negeri atau bertentangan dengan Ratu atau Raja. 
PM Inggris ini bila sudah terpilih "harus melapor" kepada Ratu untuk mendapatkan restu. Meski dianggap pasti akan direstui karena hasil pemilu namun tata cara ini masih saja tetap dilakukan. Selain bisa memecat PM Inggris, Ratu atau Raja juga memiliki kekuasaan mendeklarasikan perang dengan pihak lain. Kekuasaan dari Ratu inilah yang kemudian dalam bahasa sini didelegasikan kepada para menteri, pejabat sipil lainnya. Bisa juga didelegasikan kepada orang atau sebuah lembaga dengan sepengetahuan parlemen. Ratu juga secara berkala bahkan disebut-sebut secara mingguan bertemu dengan PM. Dalam pertemuan inlah biasanya Ratu Inggris sekarang memberikan saran-saran kepada PM. Jadi tampaknya Ratu Elizabeth II mengetahui apa yang menjadi kebijakan pemerintah, saran-saran kepada PM dan pemerintahan.

Kekayaan Ratu Elizabeth II

Kekayaan pribadi Ratu Elizabeth telah menjadi subyek spekulasi media selama bertahun-tahun. Majalah Forbes memperkirakan bahwa kekayaan bersih Ratu berjumlah sekitar US $ 450 juta pada tahun 2010, namun Jock Colville, mantan sekretaris pribadinya dan direktur dari bank kerajaan memperkirakan bahwa jumlah kekayaan Ratu pada tahun 1971 sebesar £ 2 juta (setara dengan sekitar £25 juta saat ini. Namun banyak kalangan membedakan seperti koleksi kerajaan, yang meliputi karya seni dan Mahkota Kerajaan, tidak dimiliki oleh Ratu secara pribadi dan kepemilikannya diatur di bawah ketentuan Undang-Undang Amanah. Properti lainnya yang kepemilikannya sama termasuk istana-istana seperti Istana Buckingham dan Istana Windsor dan tanah Adipati Lancaster, serta portofolio properti senilai £ 383 juta pada tahun 2011. Sedangkan Sandringham House dan Istana Balmoral dimiliki secara pribadi oleh Ratu. Properti dan perabotan Kerajaan dengan kepemilikan sebesar £ 7,3 miliar pada tahun 2011dimiliki oleh negara dan Ratu tidak diperkenankan untuk menjual atau memilikinya secara pribadi.

0 komentar:

 
TOP